top of page
  • evaevaijow

Jadi Passionpreneur? Siapa Takut!

Pernahkah Teman Baik mendengar istilah passionpreneur? Ya, istilah ini muncul dari hasil perkawinan antara dua kata yaitu passion dan entrepreneur. Ingin tahu inspirasi yang dibagikan oleh seorang passionpreneur? Simak artikel berikut ini.



Hai, Teman Baik! 

Jika didefinisikan kembali sesuai kata asalnya, passionpreneur adalah orang-orang yang berwirausaha sesuai dengan bidang yang disukai, diminati, dan bidang tersebut selalu membuatnya berbinar. Hal ini menjadi peluang bagi salah satu Sahabat Ibu Pengusaha, Maryana Deskawati yang akrab disapa Deska.


Peran utama Deska sejatinya adalah seorang ibu rumah tangga dengan dua orang anak. Seperti ibu rumah tangga pada umumnya, ia pun disibukkan dengan rutinitas harian. Namun, di balik itu semua, Ia mampu membuktikan bahwa hobi dan pengalaman pribadi dapat menjadi peluang bisnis yang menguntungkan.


Perjalanan Menjadi Passionpreneur

Deska yang sebelumnya bekerja di ranah publik, memutuskan untuk resign dan fokus mengurus rumah tangga. Berawal dari minatnya membuat kue yang ia pelajari dari ibunya, Deska berhasil mengubah passion menjadi bisnis. Ia terinspirasi dari ibunya yang dahulu berjualan kue dan mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari bahkan hingga menyekolahkan kedua anaknya. 


Oleh karenanya, di tengah rutinitas sebagai ibu rumah tangga, ia memberanikan diri untuk kembali pada passionnya yaitu membuat kue. Ia mulai mencoba untuk memasarkan kue hasil produksinya. Mendapatkan sambutan yang baik dari para pembelinya, ia pun semakin percaya diri. Hal ini mendorongnya untuk membuka usaha kue rumahan yang konsisten. 



Tips Bagi Calon Passionpreneur

Berdasarkan pengalaman baiknya, Deska membagikan lima tips kepada Teman Baik yang ingin mengikuti jejaknya sebagai seorang passionpreneur. 

Pertama, lakukan saja dulu hobimu. Yakinlah dan percaya dengan kemampuanmu dan kebaikan Tuhan. Jangan ragu untuk memulai dari hal kecil dan terus belajar dan berkembang. Kedua, fokus pada yang kita suka. Pilihlah bidang bisnis yang sesuai dengan passion Teman Baik agar merasa senang dan termotivasi saat menjalankannya. Ketiga, cari keunikan dan ciri khas produk yang akan dibuat. Ciptakan produk yang berbeda dari kompetitor lainnya agar menarik perhatian pelanggan. Keempat, jangan memulai bisnis dari berhutang. Hutang hanya akan menambah beban dan stres, sehingga berpotensi menghambat kesuksesan bisnis Teman Baik. Hutang akan menjadi distraksi karena pelaku bisnis akan lebih berfokus untuk melunasi hutang daripada mengembangkan  bisnisnya. Kelima, bersedekahlah namun jangan tunggu hingga sukses. Berbagi rezeki dengan orang lain dapat mendatangkan keberuntungan dan kelancaran dalam bisnis. Ubah mindset dari sukses dulu baru sedekah. Sedekahlah semampumu, dan yakinlah bahwa rezeki akan datang dari berbagai arah.


"Menjalankan bisnis harus sesuai dengan kapasitas diri supaya tetap sehat dan waras sebagai ibu."

Kisah Deska tersebut menjadi inspirasi bagi Teman Baik yang ingin memulai bisnis dari passion yang dimiliki. Dengan kerja keras, dedikasi, dan mindset yang tepat, siapapun dapat meraih kesuksesan dalam dunia wirausaha. 


Ingin tahu kiat sukses lainnya dari seorang Maryana Deskawati? Bagaimana ia menghadapi kesulitan dalam berbisnis? Simak obrolan selengkapnya di bersama host Niya Tulus dalam episode “Passionpreneur: Evolusi Kebutuhan Menjadi Peluang Usaha”, hanya di Berdikari X Sahabat Ibu Pengusaha, Ipedia TV. 



14 views0 comments

コメント


bottom of page