top of page
  • Writer's pictureIpedia beritabaik

Guru jadi Content Creator, Emang Boleh?

Ditulis oleh: ranadinara


Content Creator, sebuah istilah baru namun rasanya sudah begitu akrab di telinga masyarakat masa kini. Sebuah pekerjaan yang lahir dari adaptasi perubahan arus zaman. Dalam dunia pendidikan, adaptasi pada cepatnya perubahan global menuntun para guru turut mengambil peran menjadi seorang guru content creator.


Hai, Teman Baik IPedia!


Bertepatan pada momen hari guru, Podcast Dunia Perempuan mengundang seorang guru muda yang juga menjadi seorang content creator. Beliau adalah salah seorang guru madrasah yang mendedikasikan ilmu dan kemampuanya untuk memajukan pendidikan Indonesia melalui inspirasi konten edukasi yang menarik.


Memiliki nama lengkap Alfiyatul Afidah, perempuan yang lahir pada tahun 1998 ini mengantongi banyak prestasi. Salah satu di antaranya adalah menjadi delegasi Indonesia Young Teaching Program 2018 di Malaysia.


Selain menjadi content creator ternyata Bu guru Alfi juga menggeluti dunia public speaking dan beliau juga dipercaya sebagai mentor untuk membina mahasiswa pada bidang public speaking.


Sebagai seorang guru, Bu guru Alfi meyakini jika materi pembelajaran bisa disampaikan dengan lebih menarik maka anak-anak pun akan mudah memahami dan mengingat pelajaran yang diberikan. Demikian ketika beliau mengamati banyaknya guru content creator yang membuat konten edukatif yang dirasa bisa membawa murid-muridnya belajar dengan lebih menyenangkan.


Seperti apa opini baiknya menanggapi fenomena ini?


Bernyanyi Membuat Siswa Senang Belajar

Berawal dari keinginan hatinya agar bisa  menyajikan pembelajaran yang memesona bagi murid-muridnya. Bu guru Alfi kemudian mencari model pembelajaran atraktif dan kreatif agar murid-muridnya senang dan mudah menerima materi yang akan diajarkan.


Salah satu metode pembelajaran yang digunakan beliau adalah menyanyi. Menurut Bu guru Alfi, bernyanyi mampu membuat anak- anak lebih mudah menghafal materi yang diajarkan karena dilakukan dengan riang gembira.


Terlebih lagi materi bahasa arab yang Bu guru Alfi ajarkan memuat banyak materi hafalan sehingga butuh metode jitu agar anak mampu menghafal dengan mudah.


Selain itu, faktor ekspresifnya seorang guru juga mempengaruhi seorang anak untuk bisa menerima pelajaran dengan baik.



Guru jadi Content Creator, Emang Boleh?

Setelah fokus membuat kegiatan belajar mengajar menjadi menarik dan berhasil membuat murid-muridnya senang belajar. Bu guru Alfi mencoba untuk merekam proses pembelajaran di dalam kelasnya lalu mengunggahnya ke media sosial miliknya.


Ide tersebut muncul manakala Bu guru Alfi melihat konten-konten edukasi yang di unggah oleh para guru content creator lain. Ya, di luar sana ternyata banyak para guru yang juga menjadi content creator untuk membagikan konten-konten bermanfaat seputar bahan ajarnya.


Bu guru Alfi menyoroti aspek ice breaking dan games pada konten tersebut dan beliau merasa bahwa apa yang dilakukan oleh para guru content creator tersebut memberikan inspirasi positif bagi orang lain, khususnya bagi sesama rekan guru. Sehingga tidak mengapa banyak yang meng-ATM-nya untuk membuat suasana kelas pada sekolah lain juga menjadi menyenangkan. 


Coba dan perhatikan niscaya kamu akan mengetahui. -Alfiyatul Afidah

Pro dan Kontra Guru Content Creator

Hadirnya fenomena guru konten kreator tentunya menimbulkan pro dan kontra dalam masyarakat. Apalagi konten tersebut dibuat di ruang kelas yang menunjukan wajah para murid.


Bagi orang tua ataupun masyarakat yang peduli akan privasi anak-anak hal ini menimbulkan protes kepada guru yang bersangkutan. Akan tetapi, ada juga yang tidak mempermasalahkan tampilnya wajah anak- anak di akun media sosial sang guru.


Lantas, bagaimana tanggapan Bu guru Alfi terhadap pro dan kontra tersebut? Apakah konten-kontennya memang menarik dan berhasil membuat murid-muridnya senang belajar? Bagaimana beliau mengatur waktunya sebagai guru konten kreator?


Mari kita simak bersama opini dari Bu guru Alfi kali ini sebagai guru konten kreator dalam tayangan PDP#17: Guru Kreatif “ jejak Digital di ruang Kelas” berikut ini:




13 views0 comments

Recent Posts

See All

コメント


bottom of page