top of page
  • Writer's pictureRedaksi Ipedia

PROFESI YANG TIDAK ADA SEKOLAHNYA

Updated: May 23, 2019

Dia adalah guru utama dan pertama bagi anak-anak, tapi justru ialah yang paling tidak pernah dididik dengan baik di negeri ini. Banyak orang menganggap profesi ini adalah profesi yang "sudah semestinya". Tidak perlu dipersiapkan dengan sungguh-sungguh.


gambar : ibuprofesional.com
Para Ibu Profesional sedang menyelenggarakan kelas di Ruang Komunal Facebook

Menjadi ibu, selama ini dianggap hal yang biasa, bahkan lebih parah lagi banyak perempuan yang tidak bangga apabila menjalankan sepenuhnya peran ini di rumah. Banyak kita jumpai apabila seorang ibu memilih bekerja di ranah domestik, menjalankan peran ibu yang sesungguhnya maka disebut sebagai pengangguran, seorang perempuan yang tidak memiliki pekerjaan.Hal ini disebabkan karena tidak ada ilmu untuk menjadi ibu apalagi sekolahnya.

“Ibu Profesional hadir menjadi forum belajar bagi para ibu dan calon ibu untuk senantiasa meningkatkan kualitas dirinya dalam menjalankan peran sebagai perempuan, ibu dan istri ”

Komunitas ini berdiri sejak tahun 2011, dimulai dari ranah offline terlebih dahulu. Setelah satu tahun , komunitas Ibu Profesional berkembang ke ranah online, via website www.ibuprofesional.com para ibu bisa berbagi cerita dan berita seputar perannya sebagai perempuan, ibu dan istri juga perannya dalam kehidupan bermasyarakat.


INSTITUT IBU PROFESIONAL


Mengingat pentingnya peningkatan kapasitas perempuan sebagai seorang ibu, maka kegiatan pertama yang dilakukan oleh komunitas Ibu profesional ini adalah seputar membangun kapsitas melalui divisinya yang bernama Institut Ibu Profesional. Para ibu bisa masuk program Institut ini melalui program matrikulasi yang diselenggarakan selama 9 pekan pembelajaran dan 6 pekan non pembelajaran, total 15 pekan. Apabila sudah lulus matrikulasi para mahasiswi Institut ini diperkenankan untuk masuk ke 4 tahap berikutnya yaitu Bunda sayang, Bunda Cekatan, Bunda Produktif dan Bunda Shaleha.


Selain Institut Ibu Profesional, komunitas pembelajar ini juga memikirkan bagaimana cara membangun komunitas di dalamnya maka muncullah divisi yang bernama Komunita Ibu profesional. Darah komunitaspun mereka pikirkan dengan cermat, salah satunya adalah seputar financial building, maka berdirilah Koperasi Ibu Profesional mandiri (KIPMA) dan divisi Sejuta Cinta (Sedekah Jumat Untuk Tanah Air terCINTA). Tertarik untuk bergabung? segera kunjungi sosial media yang dimiliki oleh komunitas ini ya Instagram : @institut.ibu.profesional Fanpage FB : @InstitutIbuProfesional Website : https://ibuprofesional.com

Email : info@ibuprofesional.com


8 views0 comments

コメント


bottom of page